Memuat...

Baru pertama kali mencoba Kopi Premium Gayo dan Toraja

Baru pertama kali mencoba Kopi Premium Gayo dan Toraja

Sayawrt.com – Kopi itu minuman kesukaan Saya, sudah tau kan? ya tapi rugi sekali, kenapa baru sekarang saya baru merasakan kopi yang kualitas premium seperti kopi Aceh Gayo dan Toraja. ditempat kerja saya sekarang juga kebiasaan ngopi tidak hilang. saya masih sempatkan untuk ngopi disela waktu pekerjaan, apalagi jika kerjaan sudah menumpuk atau banyak kerjaan yang menunggu. ngopi itu sudah menjadi kebiasaan sehari-hari, karena jika tidak minum kopi. saya bisa langsung pusing dan pegal, wah. gawat sampai segitunya ya?

tapi tetap, yang menjadi kebiasaan memang tidak bisa dihilangkan. malah teman saya ada juga yang ikut-ikutan ngopi, lebih dari itu saya juga suka diminta untuk membuatkan kopi jika ada rapat-rapat. wah, padahal buatan saya masih biasa saja lho, belum seperti bartender profesional.

kopi apa sih yang pernah saya coba, sampai saat ini saya baru mencoba kopi Aceh Gayo, ya. ketika pertama kali memang masih asing di lidah, memang betul kata orang-orang. untuk mengetahui karakter kopi itu harus mencoba beberapa kali seduhan, sampai seduhan ke lima saya baru merasakan nikmatnya kopi Aceh Gayo. seperti di bawah ini kopi yang saya beli di lapak Bukalapak.

kopi sayawrt
Kopi Aceh Gayo

kalo untuk rasanya, wah jangan ditanya deh, karena saya tidak bisa mendeskripsikan secara lengkap, pokoknya bisa kamu beli aja, dan cobain rasanya. mantap. dan kopi yang saya beli ini seharga Rp. 100.000, saya sih tidak tahu harga pasaran kopi premium diluar, tapi jika beli yang masih biji, harganya bisa lebih murah. dan karena saya mau langsung seduh aja tanpa ribet harus ngegiling (roast) lebih baik beli yang bubuknya saja. karena di roastnya juga dadakan jadi pas pesan langsung di roast. wah, jadi seperti masih baru, hehe iya dong. harga Rp. 100.000 itu saya dapat 500g, bisa sih yang 1kg. tapi terlalu banyak, karena yang 500g saja untuk saya sendiri cukup untuk stok 1 bulan.

dan, setelah kopi diatas habis, selang 1 atau 2 minggu, saya beli lagi kopi ditempat yang sama. tapi kopinya berbeda, karena kali ini saya memesan kopi Toraja Sapan yang katanya juga sih, enak dan nikmat. oh iya, sedikit cerita ketika saya mencoba kopi “Toraja Sapan” untuk pertama kali, sangat terasa asam dan pahitnya, karena kebiasaan saya jika mencoba kopi yang baru, itu saya seduh tanpa memakai gula, untuk mengetahui karakter kopinya terlebih dahulu. ya karena saya juga mencoba menjadi seorang reviewer yang pro.

seperti inilah kopi Toraja Sapan yang saya beli, bungkusnya memakai zipper, jadi enak untuk dibuka tutup dan sudah ada filter udara yang menjaga udara didalamnya.

Kopi Toraja Sapan

oke deh, mungkin itu cerita saya tentang beberapa kopi yang sudah saya coba, dan buat kamu yang gak suka ngopi. tenang saja, masih banyak kopi yang lain diluar sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *