Memuat...

Ujian Psikotest Asian Games bikin pusing

Ujian Psikotest Asian Games bikin pusing

Sayawrt.com – Setelah sebelumnya Saya bercerita singkat tentang minat Saya ingin menjadi seorang Volunteer Asian Games 2018 yang akan mendatang. Disini Saya akan berbagi cerita lagi mengenai semua pengalaman dari awal Saya mengikuti test Psikotes, FGD, interview dan disambung dengan NOR atau nilai-nilai olahraga.

Jadi, setelah calon volunteer mendapatkan pemberitahuan via email maka disitu ada name list atau daftar nama peserta yang telah lolos tahap administrasi dulu ya, untuk kemudian bisa mengikuti psikotest, dan Alhamdulillah nama Saya muncul yang artinya Saya bisa mengikuti serangkaian test psikotest yang akan dilaksanakan di PPM Manajemen dan beberapa lokasi lainnya untuk peserta lain, mengingat banyaknya jumlah peserta yang lolos pada saat itu yaitu sekitar 20741 orang, tapi tentu dihari yang berbeda pula, gak mungkin 20741 orang langsung nimbrung disatu tempat.

Oke. Sebenarnya Saya masih belum tahu pasti nih, cara INASGOC memberikan pengumuman kepada para calon volunteer, karena saat Saya di PPM Manajemen itu banyak sekali mendengar keluhan kalau pemberitahuan dari INASGOC itu serentak tapi mendadak. Waduh, Saya juga takut kalau begitu. Karena kalau tidak bisa ikut satu rangkaian atau agenda saja bisa langsung gugur menjadi volunteer.

Saya sempat bingung ketika akan datang ke PPM Manajemen, karena jadwal Saya untuk mengikuti psikotest itu mulai dari jam 07:00 – 12:30. Jadi kalau Saya sekarang berangkat dari Parungpanjang Bogor, gak mungkin kekejar dong waktunya. Akhirnya Saya ke Jakarta untuk menginap satu hari menyiasati waktu yang mepet itu. Tapi, setelah Saya di jakarta pun akhirnya malah datang telat juga ke PPM Manajemen. Saya datang telat 1 jam lebih, Saya degdegan apakah masih bisa ikut test, Tanya sana-sini ke satpam, resepsionis dan peserta kurang memuaskan.

Akhirnya Saya diberitahu oleh panitia kalau yang telat masih bisa ikut jam siang dari jam 13:00 – 17:00. Waduh, akhirnya Saya seharian di PPM Manajemen karena telat 1 jam saja. Karena Saya kira pada saat itu datang jam 07:00 pagi itu hanya datang saja, kemudian beberapa saat kemudian absen, ternyata tebakan Saya salah. Memang benar-benar dimulai jam 07:00 wah, luar biasa dong. Saya jadi harus ekstra hati-hati kalau dapat jam pagi lagi, intinya jangan sampai telat deh. Nah, di test psikotest ini sebenarnya ada juga beberapa test lain di dalamnya. Seperti FGD atau forum group diskusi dan Interview. Jadi urutannya setelah masuk ruang itu para peserta mengerjakan soal psikotest terlebih dahulu dan setelah itu istirahat. Lalu kemudian lanjut dengan FGD dan terakhir interview.

Untuk soal psikotest itu sendiri, sebenarnya sama dengan pada umumnya ya, tapi nih ya. Banyaknya soal dan juga ditambah mengerjakannya pada jam siang itu kerasa pusing banget, karena soal psikotest yang muncul ada 225 soal tapi jawaban A dan B. Tapi tetap saja bikin pusing kepala. Saya selesai mengerjakan psikotest dan istirahat. Oh iya saat seperti ini tuh pasti sudah ada kenalan dong, kebetulan Saya bertemu dengan teman yang berasal dari Bandung, Malang, Surabaya, dan ada juga yang dari Kendari. Memang jauh sekali ya. Saya yang dari Bogor saja telat.

Kemudian, setelah istirahat Kami semua pindah ke gedung B PPM Manajemen untuk test selanjutnya yaitu FGD dan interview. Pada sesi ini Kami lebih banyak berdiskusi seperti biasa dengan membahas dan memecahkan sebuah persoalan hingga tertuju satu tujuan yang mufakat, hemm. Keren juga ya. Tapi memang benar kok yang namanya FGD itu ya seperti ini intinya. Jadi ada beberapa kelompok dan setiap kelompok itu Saya mendapatkan 4 orang jadi tidak terlalu ribet dan nerves juga bertemu dengan peserta lain. Lagipula pada saat FGD itu justru yang dinilai adalah leadership, dan juga kemampuan berbicara. Kalau itu sih, Saya oke banget. Hehe.

Oh iya ada teman Saya yang dari Bandung, yang sudah booking tiket kereta api jam 6 sore, karena selesai test Kami kira jam 5 sore sudah selesai, tapi ternyata salah. Memang jam karet di Indonesia itu sangat bagus, karena Kami semua selesai test bertepatan dengan adzan maghrib, jadi hangus deh tiket kereta api teman Saya yang sudah dibayar, hemm.

Oke, selesai semua test, sebelum pulang Saya sempatkan shalat maghrib dahulu di mushala kampus bersama teman baru tentunya. Entah perasaan apa yang ada dibenak saat itu, rasanya senang sekali bisa mengikuti serangkaian acara untuk Asian Games ini, Saya tidak bisa membayangkan betapa meriahnya dan dengan eforia para volunteer. Pasti ada kebanggaan tersendiri dalam diri masing-masing.

Oke, itu dulu cerita mengikuti test psikotest untuk volunteer Asian Games 2018 ini, selanjutnya Saya akan berbagi cerita tentang NOR atau nilai-nilai olahraga diartikel selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *